Blog Berisi Syariat agama Islam ,kajian Islam,Sholat,Puasa,Zakat,Qurban Sejarah Nabi,Tafsir Ibnu Katsir,Al Hadist,Berita, dan Lowongan Kerja.

- UAS Kufur Nukmat Hanya Karena Menolak Jadi CawaPres ...?



Tolak Jadi Cawapres Prabowo, Eggi: Ustaz Somad Kufur Nikmat!
Eggi Sudjana (kiri) dan Abdul Somad (kanan)

"Menolak dalam dimensi jihad, dia kufur nikmat," kata Egi


 Pengkhotbah beken Ustaz Somad menolak terjun ke dunia politik, apalagi menjadi calon wakil presiden untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Abdul Somad adalah satu dari dua nama bakal cawapres yang direkomendasikan GNPF Ulama,
untuk dipilih Prabowo. Satu nama lainnya adalah Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.
Setelah Ustaz Somad menolak Prabowo, Aktivis 212—organisasi yang juga satu kubu dengan GNPF—Eggi Sudjana berpendapat, Ustaz Somad melakukan kufur nikmat kalau menolak menjadi cawapres Prabowo.

"UAS kufur nikmat jika menolak jadi cawapres. Penolakannya secara etika bagus, tapi menolak dalam dimensi jihad, dia kufur nikmat," kata Eggi di D Hotel di Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Untuk diketahui, kufur nikmat adalah istilah yang merujuk pada pengingkaran terhadap suatu rizki atau tak bersyukur terhadap kenikmatan.

Menurut Eggi, akan lebih efektif kalau Ustaz Somad berdakwah dan menjadi wakil presiden. Dirinya mengatakan, tidak akan ada yang berani mempersekusi Ustaz Somad saat berdakwah kalau menjadi wapres.

"Lebih efektif mana kalau dia jadi wapres terus dakwah? Daripada dia dakwah dipersekusi di mana-mana. Kalau dia jadi cawapres, mana ada yang berani persekusi," jelasnya

" BERBEDA DENGAN PENDAPAT DARI ZUHAIRI MISRAWI ( Intelektual Muda NU ) "

Abdul Somad menegaskan, ingin selamanya menjadi pengkhotbah ketimbang terjun ke dunia politik.
Intelektual Muda Nadhatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi mengakui, menaruh rasa hormat atas keputusan Ustaz Somad.

"Saya berikan rasa hormat kepada UAS, dia paham betul, tidak tergiur kekuasaan. Dia pilih sampai mati Menjadi ustaz. Itu pilihan baik dalam demokrasi," kata Zuhari di D Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Zuhari berpendapat, seorang ulama tugasnya mengontrol politik. Jika seorang ulama tercebur dalam dunia politik, kata Zuhari, artinya seorang ulama telah mendegradasikan keulamaannya.
"Kalau ulama masuk partai politik itu dia sudah mendegradasi keulamaannya,” tukasnya.
Zuhari menyebut ceramah-ceramah Ustaz Somad selama ini sering mengkritik politikus dan pemerintah. Dirinya mengatakan kritik Ustaz Somad baik sebagai evaluasi ke depannya.

"UAS dalam ceramahnya sering kritik pemerintah dan politikus, itu baik karena ranahnya itu, dan politisi mendengarkan dan mengikutinya," tandas Zuhari.


Sumber dari www.suara.com 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiket Pesawat Murah

Tiket Pesawat Murah
Klik Gambar Cari Tiket

TIKET KERETA API MURAH

TIKET KERETA API MURAH
Klik Gambar Untuk Cari Tiket

CARI HOTEL MURAH

CARI HOTEL MURAH
klik Gambar Untuk Cari Hotel

BUS TRAVEL

BUS TRAVEL
Klik Gambar Untuk Cari Bus Travel

Rent Car dan Penjeputan Bandara

Rent Car dan Penjeputan Bandara
Klik Gambar Untuk Mencari

PAKET UMROH

PAKET UMROH
Klik Gambar Umroh Untuk Info Detail

Popular Posts

Hot News

Hadist Tentang Ibadah Udhiyah

عن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال، قال رسول اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : من كان له سِعَةٌ ولم يُضَحِّ فلا يَشهدْ مصلَّانا ...

Recent Posts