Blog Berisi Syariat agama Islam ,kajian Islam,Sholat,Puasa,Zakat,Qurban Sejarah Nabi,Tafsir Ibnu Katsir,Al Hadist,Berita, dan Lowongan Kerja.

Perilaku Setan yang Menyesatkan Manusia

 https://www.alqomar.net/2018/09/perilaku-setan-yang-menyesatkan-manusia.html
Kejahatan (syarr) -lawan dari kebaikan (khair) dan sebagai tindakan yang dilakukan oleh manusia- masuk dalam diskusi ketika membicarakan perbuatan manusia secara individu dan kolektif. Kejahatan sering dipersonifikasi oleh Al-Quran sebagai iblis atau setan. Al-Quran menggambarkan setan sebagai sosok yang mendurhakai perintah Allah, lebih sebagai musuh manusia daripada sebagai musuh Allah.
Ide paling menonjol dari Al-Quran menyangkut setan adalah bahwa semua perbuatan setan meliputi seluruh wilayah menusia sehingga manusia harus selalu waspada dan hati-hati. Begitu lengah, manusia dapat masuk ke dalam perangkap setan. Tipu daya setan sendiri sebetulnya tidaklah kuat. Hanya kelemahan, karapuhan moral, dan kelengahan manusia yang membuat setan tampak sangat kuat.
Iblis dan setan tampaknya lebih berwatak licik dan licin daripada kuat; lebih menipu dan bersekongkol daripada menantang secara terbuka; lebih menghasut, curang dan “menghadang” daripada berperang berhadap-hadapan. Inilah mengapa setan membela diri di Hari Perhitungan kepada mereka yang menuduhnya menipu. Oleh itu, muncullah keyakinan kuat Al-Quran bahwa keburukan dan kejahatan pasti bisa dikalahkan oleh kebenaran dan kebaikan.

Lantaran setan menggunakan tipu daya yang licik dan melepaskan diri dari tanggung jawab -karena usaha setan yang putus asa tersebut bersifat kontra-produktif- manusia sering diseru oleh Al-Quran untuk tidak “mengikuti langkah-langkah setan”. Ide bahwa manusia bisa betul-betul mengikuti “langkah-langkah” setan memiliki dua aspek.

Pertama, setan tidak pernah memaksa, dan memang tidak akan pernah bisa memaksa, siapa pun untuk berbuat kejahatan, tetapi ia berusaha mengajak atau menggoda manusia sebagai sasarannya. Kedua, “langkah-langkah setan” ini membawa kehancuran bagi korbannya. Sungguh penting bagi manusia untuk mengenali langkah-langkah setan; jika tidak, amatlah sulit, jika bukan mustahil, bagi manusia untuk menyelamatkan diri dari bencana.

Dalam menyesatkan manusia, ada enam tahapan yang dilakukan setan: (1) mengajak pada kekafiran, kesyirikan, serta memusuhi Allah dan Rasul-Nya; (2) mengajak melakukan bid’ah; (3) mengaajak mengerjakan dosa besar (al-kabair); (4) mengajak mengerjakan dosa kecil (ash-shaghair); (5) menyibukkan pada perkara mubah; (6) menyibukkan dalam amalan yang kurang afdhal, padahal ada amalan yang lebih afdhal.

Efek dosa yang dilakukan manusia dapat berdampak baik pada individu pelakunya maupun pada komunistas di wilayah tersebut jika mereka tidak berusaha mencegah dan mengingatkan pelakunya. Efek dosa terhadap individu di antaranya yaitu: terhalangi dari ilmu, memperpendek umur, dapat memancing dosa yang lain, melumpuhkan keinginan berbuat baik, dan sejenisnya. Adapun efek dosa terhadap komunitas yaitu dapat menimbulkan kerusakan di bumi dan berbagai bencana.

Meski manusia memang tidak mungkin terbebas dari kesalahan (dosa-dosa kecil), yang berarti pada suatu kesempatan manusia juga terbujuk oleh godaan setan sehingga melakukan dosa, namun manusia bisa menjauhi seluruh dosa-dosa besar. Tetapi, dalam Islam, pintu tobat senantiasa terbuka bagi mereka yang melakukan dosa. Menariknya, dalam pandangan Islam, bukan persoalan dosa besar atau dosa kecilkah yang dilakukan manusia, namun persoalan mendasar adalah kepada siapa manusia sebenarnya melakukan dosa tersebut, yaitu kepada Allah, Rabb semesta alam.

BACA JUGA : Mengerikan ini bagian tubuh paling Cepat Rusak Karena Merokok
BACA JUGA : 10 Macam Siksaan Wanita Di Neraka Jahannam
BACA JUGA : Hadist Ke 16 Jangan Marah
BACA JUGA : Kain Kafan Pemuda Shalih Yang Bikin Terkejut Para Tabiin dan Orang Orang Islam
BACA JUGA : Ternyata Ali Bin Abi Tholib Pernah Berdakwah Sampai di Garut Jawa Barat
BACA JUGA : Potret Kasih Sayang Rosulullah S.A.W.
BACA JUGA : Tafsir Ibnu Katsir Surat Alfatekhah ayat 7
BACA JUGA Manfaat Tokek Bagi Kesehatan dan hukumnya Bagaimana ...?
BACA JUGA : Bagaimana Sifat Fisik dan Akhlak Nabi Muhammda SAW.
BACA JUGA : Jangan Menghina Dan Meremehkan Orang Dan Jangan Sombong
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiket Pesawat Murah

Tiket Pesawat Murah
Klik Gambar Cari Tiket

TIKET KERETA API MURAH

TIKET KERETA API MURAH
Klik Gambar Untuk Cari Tiket

CARI HOTEL MURAH

CARI HOTEL MURAH
klik Gambar Untuk Cari Hotel

BUS TRAVEL

BUS TRAVEL
Klik Gambar Untuk Cari Bus Travel

Rent Car dan Penjeputan Bandara

Rent Car dan Penjeputan Bandara
Klik Gambar Untuk Mencari

PAKET UMROH

PAKET UMROH
Klik Gambar Umroh Untuk Info Detail

Popular Posts

Hot News

Hadist Tentang Ibadah Udhiyah

عن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال، قال رسول اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : من كان له سِعَةٌ ولم يُضَحِّ فلا يَشهدْ مصلَّانا ...

Recent Posts