Blog Berisi Syariat agama Islam ,kajian Islam,Sholat,Puasa,Zakat,Qurban Sejarah Nabi,Tafsir Ibnu Katsir,Al Hadist,Berita, dan Lowongan Kerja.

Hadist Tentang Berandai andai Pintu Masuk Syaithan


عن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال، رسول الله صلى الله عليه وسلم:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ
وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا ‏.‏
وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Dari Abu Hurairah radhiyallah anhu berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda,
“Seorang Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan ada yang baik dalam diri setiap orang. Hendaklah engkau bersemangat terhadap apa yang bermanfaat (untuk akhirat) bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah lemah, dan jika sesuatu (kesulitan) datang kepadamu, maka janganlah engkau mengatakan: “Jika (seandainya) aku melakukan, niscaya terjadi begini dan begitu.” Tetapi katakanlah, “Qadarullah (Ini adalah takdir Allah), dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.” Sesungguhnya, kata “jika (seandainya)” akan membuka (pintu) untuk syaithan (akan membuka perbuatan syaithan).” – [Sahih Muslim]

Baca Juga Kajian islam 3 perkara yang di sukai Para Sahabat,Rosulullah SAW,Malaikat Jibril,dan Allah SWT 

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1- Perlu diingat bahwa berandai-andai untuk masa yang telah terjadi tidaklah dibenarkan dan hendaklah seorang Muslim tidak berlarut lama dalam kesedihan dan tidak pula banyak berkata “Seandainya aku melakukan ini, niscaya begitu …” terhadap suatu perkara yang sudah terjadi. Tetapi katakanlah untuk yang telah terjadi: (قدر الله وما شاء فعل); “Qadarullah wa Maa Sya’a Fa’al“; “Qadarullah (Ini adalah takdir Allāh), dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.”
2- Sungguh perkataan “Seandainya …” adalah pintu masuk bagi syaithan untuk menjerumuskan seseorang kedalam jalan-jalan yang dimurkai Allah ‘Azza Wa Jalla. Oleh sebab itu untuk suatu persoalan yang sudah terjadi hendaknya seorang muslim mengatakan, “Qadarullah Wa Ma Sya’a Fa’al.”
3- Adakah andaikata yang dibolehkan?
Hukum asal megatakan “Andaikata” adalah boleh, bahkan bernilai terpuji apabila tidak ada pelanggaran terhadap ketentuan syari’at.
Kebolehan ini dapat diamalkan misalnya untuk berangan-angan dalam kebaikan.
- Andaikata saya memiliki harta yang banyak, niscaya saya akan banyak membantu anak yatim.
- Untuk sekedar cerita mengenai realita.
Andaikata kamu kemarin hadir (dalam majelis taklim), tentu akan mendapat faedah ilmu yang disampaikan oleh Ustadz.
4- Berdasar penjelasan di atas, hendaklah seorang muslim berusaha untuk
mengucapkan Qadarullah pada kesempatan-kesempatan yang dibenarkan secara syari’at untuk mengucapkannya.
Sehingga tidak lagi terikat dengan budaya jahiliyah dengan berkata, “Andai saja kita tidak bawa kerumah sakit, maka tidak jadi mati". Hendaklah menggantinya dengan perkataan “Qadarullah Wa Ma Sya’a Fa’al.”

Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an:

1- Hukum asal megatakan “Andaikata” adalah boleh, bahkan bernilai terpuji apabila tidak ada pelanggaran terhadap ketentuan syari’at.

قُل لَّا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلَا ضَرًّا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۚ وَلَوْ كُنتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ ۚ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُون

Katakanlah (Muhammad), ‘Aku tidak kuasa mendatangkan manfaat maupun menolak mudharat bagi diriku kecuali apa yang dikehendaki Allah. Andaikata aku mengetahui yang ghaib, niscaya aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan tidak akan ditimpa bahaya (ke-mudharat-an). Aku hanya pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman’. –[ Q.S. Al-A’raf  [7]: 188.]

2- Andaikata, yang dilarang
Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman, mencela orang-orang munafik,

 يَقُولُونَ لَوْ كانَ لَنا مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ مَا قُتِلْنا هاهُنا قُلْ لَوْ كُنْتُمْ فِي بُيُوتِكُمْ لَبَرَزَ الَّذِينَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقَتْلُ إِلى مَضاجِعِهِمْ وَلِيَبْتَلِيَ اللَّهُ مَا فِي صُدُورِكُمْ وَلِيُمَحِّصَ مَا فِي قُلُوبِكُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذاتِ الصُّدُورِ

Mereka berkata, "Andaikata ada sesuatu yang dapat kita perbuat dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini.”
Katakanlah, "Sekiranya kalian berada di rumah kalian, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh." Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dada kalian dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hati kalian. Allah Maha Mengetahui isi hati.
[Q.S. Ali ‘Imran [3]: 154.]


Baca Juga Hadist-tentang sifat takut dan harap

Baca Juga Hadist Tentang tiga pedoman hidup 

Baca Juga Kisah Nabi Ayyub AS.

Tiket Pesawat Lebih Murah dari agen lain bisa cross check dengan Agen Lain
 Wow....,Bayarnya Mudah, Klik Gambar Untuk Cari Tiket 

www.tiketku.co.id/tiket-kereta 
 Klik Gambar Untuk Cari Tiket  Kereta


Klik .. untuk Download Apps Booking Tiket Pesawat,Kerata Api,Kapal, dll. ..Gratis..! 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiket Pesawat Murah

Tiket Pesawat Murah
Klik Gambar Cari Tiket

TIKET KERETA API MURAH

TIKET KERETA API MURAH
Klik Gambar Untuk Cari Tiket

CARI HOTEL MURAH

CARI HOTEL MURAH
klik Gambar Untuk Cari Hotel

BUS TRAVEL

BUS TRAVEL
Klik Gambar Untuk Cari Bus Travel

Rent Car dan Penjeputan Bandara

Rent Car dan Penjeputan Bandara
Klik Gambar Untuk Mencari

PAKET UMROH

PAKET UMROH
Klik Gambar Umroh Untuk Info Detail

Popular Posts

Hot News

Hadist Tentang Ibadah Udhiyah

عن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال، قال رسول اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : من كان له سِعَةٌ ولم يُضَحِّ فلا يَشهدْ مصلَّانا ...

Recent Posts